Subaru Sitaan Akan Di Lelang Bea Cukai

Subaru Sitaan Akan Di Lelang Bea Cukai – Bea Cukai bakalan melelang belasan unit mobil Subaru. Kamis 4 Juli waktu depan, mobil-mobil Subaru itu dapat dibeli penduduk lewat lelang.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Implementasi lelang dapat dilaksanakan melalui langkah penawaran terbuka (Open Bidding) lewat penerapan lelang internet di https : //www. lelang. go. id. Lelang dilakukan pada Kamis 4 Juli 2019 mulai 13. 00 hingga 15. 00 WIB (waktu server) . Lelang ini digelar oleh Kantor Layanan Kekayaan Negara serta Lelang (KPKNL) Batam.

Nilai limit atau harga sekurang-kurangnya mobil Subaru yg bakal dilelang dimulai dari Rp 114 juta hingga Rp 327 juta. Uang agunan buat turut lelang Rp 30 juta hingga Rp 90 juta dengan batas akhir pada 3 Juli 2019.

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Subaru yg dilelang dengan nilai limit paling rendah yaitu Subaru XV 2. 0 AWD CVT, Warna Silver, Tahun 2014, No. Mesin FB201218531, No. Rangka PLPGP7KC5EA307600. Mobil itu ditawarkan dengan nilai limit Rp 114 juta, agunan Rp 30 juta.

Tidak hanya itu, ada delapan unit Subaru Impreza 4D 2. 0i-S CVT tahun 2012 dengan warna berlainan. Ke delapan Subaru Impreza itu miliki nilai limit Rp 139 juta dengan agunan Rp 36 juta. .

Ada juga Subaru BRZ 2. 0 RWD 6A, Warna Biru, Tahun 2013, No. Mesin FA206942808, No. Rangka JF1ZC6K81DG003151. Mobil itu miliki nilai limit Rp 305 juta dengan agunan Rp 85 juta.

Paling akhir yaitu Subaru Impreza 5D 2. 5 STI AWD, Warna Putih, Tahun 2013, No. Mesin EJ25-E561221, No. Rangka JF1GRFKV5DG060233. Nilai limit mobil itu yaitu Rp 327 juta dengan agunan Rp 90 juta.

Dikabarkan detikcom awal mulanya, Ditjen Pajak udah mengambil mobil-mobil Subaru berkat punyai masalah berkenaan pajak. Perkara mulai membelit Subaru kala Ditjen Pajak keluarkan audit kurang bea masuk serta pajak pada 17 Juli 2014. Ditjen Pajak berikan tenggat sampai 15 Agustus 2014 biar Subaru melunasi kekurangan bea masuk serta pajaknya.

Seusai jatuh tempo, nyata-nyatanya kekurangan itu tak dibayar. Ditjen Pajak lantas melaksanakan penyitaan beberapa ratus unit mobil Subaru di semuanya Indonesia.

You might also like