Sri Bintang Dilaporkan Ke Polda Metro Jaya Terkait Videonya

Sri Bintang Dilaporkan Ke Polda Metro Jaya Terkait Videonya  – Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) menyampaikan Sri Bintang Terakhir ke Polda Metro Jaya. Sri Bintang Terakhir diadukan atas pengakuan perihal ‘penjatuhan Jokowi’.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

” PITI keberatan atas pengakuan video yg tersebar di YouTube dimana kalau Sri Bintang Terakhir membawa rakyat Indonesia buat gagalkan pelantikan presiden serta wapres Jokowi pada tanggal 20 Oktober 2019, ” kata Ketua Umum PITI, Ipong Hembing Putra di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (4/9/2019) .

Ipong rasakan dirugikan serta merasa perkataan Sri Bintang jadi perkataan yg menghasut penduduk Indonesia berkenaan urutan Jokowi. Ia mengharapkan polisi lekas menindaklanjuti perkara itu.

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

” Saya menganggapnya itu menghasut serta memprovokasi rakyat Indonesia, niat serta arahnya apa. Saya mohon terhadap Bapak Kapolda Metro serta Kapolri buat bertindak tegas Sri Bintang Terakhir, ” kata Ipong.

Laporan polisi dibikin dengan memasukkan barang untuk bukti berwujud video yg diambil dari suatu account YouTube. Video itu menurut Ipong udah menyebar di berapa social media.

” Saya (pertama) lihat (video) dari YouTube tanggal 31 (Agustus) , saya terkejut, membuka , masih ada. Ini gak benar bila dibiarkan tanggal 20 dapat karut marut, membawa, menghasut rakyat itu kan gak bisa, jadi kelak rakyat jadi risau, ” kata Ipong.

Laporan Ipong tertuang pada nomer LP TBL/5572/IX/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus dengan pelapor bernama Ipong Wijaya Kusuma serta terlapor Sri Bintang Terakhir. Clausal yg ikut serta ialah Clausal 28 ayat 2 junto Clausal 45 ayat (2) UU RI nomer 19/2016 terkait ITE atau Clausal 160 KUHP.

Kutipan cuplikan pengakuan Sri Bintang yg diadukan ke polisi ialah, ” Jadi saya duga apa yg anda berikan kalau tak ada trik lain, tak ada trik lain terkecuali Jokowi mesti mundur serta bila hingga terlambat, jangan tunggul tanggal 20. Sekarang-sekarang mesti ada persiapan buat menjatuhkan Jokowi lantaran apa, lantaran ia udah lakukan tindakan makar pada republik ini, ” kata Sri berkata berkenaan situasi Papua dalam rekaman video yg diadukan ke polisi.

Clausal yg diadukan berhubungan dengan penebaran kabar yg menyebabkan perkataan kedengkian lewat media elektronik serta menghasut di podium. Dalam laporan polisi itu terdaftar waktu peristiwa pada tanggal 31 Agustus 2019.

You might also like