Polisi Ringkus 5 Berandalan Motor yang Habisi Nyawa Andri, 2 Masih Buron

Polisi Ringkus 5 Berandalan Motor yang Habisi Nyawa Andri, 2 Masih Buron – Nyawa Andri (25) dihabisi rangkaian berandalan motor di Cirebon. Kala dikeroyok, Andri diteriaki jadi begal oleh beberapa pemeran.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Kapolresta Cirebon AKBP Roland Ronaldy bercerita peristiwa keji yg menerpa Andri itu berlangsung pada Minggu (10/2) pagi hari. Insiden maut itu dimulai sewaktu Andri berboncengan dengan rekanannya melewati Jalan Drajat, Kota Cirebon, ke arah tempat tinggalnya di Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

” Pas di muka SPBU Jalan Drajat, korban ini dilempari batu oleh salah seseorang pemeran dari grup sepeda motor. Hingga motor korban lantas terjatuh, ” kata Roland di Mapolresta Cirebon, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Jumat (22/2/2019) .

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Walaupun terjatuh, menurutnya, Andri kembali bangun kembali serta mendekati beberapa pemeran. Andri jengkel dengan perbuatan beberapa pemeran. Berdasar pada info saksi, menurut Roland, Andri pernah memukul seseorang berandalan memanfaatkan sabuk pinggang.

” Grup motor itu mengerjakan perlawanan pada korban. Korban serta rekanannya pernah lari. Akan tetapi Andri sukses diamankan oleh beberapa pemeran, ” kata Roland.

Korban pernah melarikan diri ke arah musala paling dekat. Lima orang pemeran yaitu JF, MA, DF, serta MW kejar serta tangkap Andri. Menurut Roland, ke-5 pemeran itu menggiring Andri ke perempatan yg tempatnya tdk jauh dari tempat pelemparan.

” Korban dibawa di perempatan Jalan Cucimana, selanjutnya diteriaki begal. Andri dikeroyok, kala pengeroyokan datanglah pemeran yang lain yaitu MR, IM, serta RAK yang turut mengeroyok korban sampai tergeletak tidak sadarkan diri di tempat, ” papar Roland.

Andri pernah dibawa oleh warga seputar ke rumah sakit paling dekat. Akan tetapi nyawanya tidak tertolong.

Tujuh pemeran yg ikut serta itu, enam salah satunya masihlah anak-anak. Polisi sukses membekuk lima orang pemeran pada tempat yg berlainan. Dua salah satunya masihlah buron.

” MW pemeran dewasa diamankan di kediamannya, IM di kediamannya, RAK di sekolahnya, JF menyerahkan diri, serta MR di tempat tinggalnya. Dua yang lain, yaitu DF serta MA masihlah dilaksanakan pelacakan, ” tutur Roland.

Beberapa pemeran dijaring pasa 338 KUHPidana serta atau kasus 170 KUHPidana dengan ultimatum 12 tahun penjara.

You might also like