Polda Metro Jaya Bantu Kementrian ATR Berantas Mafia Tanah

Polda Metro Jaya Bantu Kementrian ATR Berantas Mafia Tanah – Polda Metro Jaya masih tetap menyidik mafia tanah yg melaksanakan penipuan dengan modus jual-beli rumah lux di Jakarta. Polda Metro Jaya menggandeng Kementerian Agraria serta Tata Area Tubuh Pertanahan Nasional buat memberantas mafia tanah itu.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

” Kementerian ATR/BPN ini bekerja sama-sama umpamanya bila kita menemukannya surat tanah, surat tanah ini apa sungguh-sungguh palsu atau ada pelaku saja yg berniat keluarkan, ” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/8/2019) .

Gatot mengatakan faksinya udah bekerjasama dengan Kementerian ATR/BPN dalam perkara itu. Polisi pun memohon kementerian membantunya apabila ada oknum-oknum di kementerian yg ikut mendukung perbuatan sindikat itu.

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

” Setelah itu contohnya ini surat palsu namun kok dapat balik nama, nah itu kita dibantu Pak Menteri. Beliau begitu terbuka serta memberikan barusan bila memang benar ada yg ikut serta ya tindak saja pelaku itu, ” papar Gatot.

Dalam peluang yg sama, Menteri ATR/BPN Sofyan Jalil mempersilakan faksi kepolisian buat menindak anggota kementerian yg turut mendukung sindikat itu. Sofyan ada di Polda Metro ini hari pun dalam rencana bekerjasama dengan Kapolda Metro berkenaan beberapa kasus mafia tanah yg tengah diselesaikan oleh Polda Metro.

” Saat ini kita kerja sama seperti kepolisian, bila ada mafia tanah yg memalsukan dokumen dll kita adukan ke faksi kepolisan serta alhamdulillah ditindak tegas kepolisian, ” kata Sofyan.

Sofyan mengatakan faksinya akan juga melakukan perbaikan metode di badan kementerian itu. Perbaikan itu buat hindari praktik-praktik pemalsuan sertifikat tanah mengingat sekarang ini Kementerian ATR/BPN tengah konsentrasi keluarkan sertifikat tanah sebanyak banyaknya sama dengan perintah Presiden Joko Widodo.

” Kami pun butuh melakukan perbaikan biar kelak penduduk miliki keputusan hukum demikian kelak ada sertifikat yg saat ini anda pahami kalau Pak Presiden menyuruh kami keluarkan sertifikat sebanyak banyaknya serta insyaallah tahun 2025 semuanya tanah di Indonesia dapat kita peroleh, ” papar Sofyan.

Didapati, polisi tangkap sindikat penipu, ialah terduga D, R, S, serta A lantaran melaksanakan penipuan dengan modus beli rumah lux. Polisi sudah tangkap 3 terduga yang lain yg masih juga dalam sindikat ini.

Sindikat ini berlaga melalui langkah berpura-pura beli rumah, lalu menggadaikan surat rumah punya korbannya. Terduga setelah itu menggandakan surat rumah itu serta memberikan ke korban.

Rumah sebagai target grup ini termasuk juga rumah lux seharga Rp 15 miliar lebih. Buat memuluskan laganya, komplotan ini menyewa rumah di daerah Tebet, Jakarta Selatan. Rumah itu jadikan kantor notaris bodong.

You might also like