Perang Susu dan Kopi Luwak Cara Warga Cikole Ungkapan Rasa Syukur

Perang Susu dan Kopi Luwak Cara Warga Cikole Ungkapan Rasa Syukur – Beberapa puluh penduduk serta beberapa tokoh etika Kampung Cibedug, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat turut serta ‘bentrokan’. Perbuatan sama sama lempar ini berlangsung di alun-alun desa pada Senin (18/3/2019) pagi.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Benturan dengan sungguh-sungguh berlangsung sepanjang 10 menit. Walaupun demikian, tiada yg terluka dalam benturan ini.

Cuma tawa serta gurau canda yg berikan warna selama benturan. Jauh dari kata mencekam, mereka sama sama bersalaman dengan senyum mengembang diakhir acara.

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Karena ke dua tim sama sama melempar dengan gunakan susu murni serta kopi luwak yg sudah dikemas dalam bungkus plastik dalam festival Palagan Toya.

Palagan Toya atau perang air ini adalah satu diantaranya serangkaian acara Ruwatan Lembur Kampung Cibedug yg biasa dikerjakan setiap tahun. Akan tetapi festival sama sama lempar ini baru kali pertama digelar.

” Festival ini dikerjakan buat memperkuat bersilahturahmi antarwarga serta perasaan ungkapan perasaan sukur terhadap Tuhan lantaran sudah memberi segala-galanya buat kami penduduk Cibedug, ” tutur sesepuh etika Kampung Cibedug, Aki Dede Atmadja (72) .

Menjadi amunisi, panitia menyediakan 2. 500 bungkus susu murni yg sudah di campur air serta 2. 500 bungkus kopi luwak. Bahan-bahannya datang dari urunan penduduk serta sumbangan dari pebisnis kopi luwak ditempat.

You might also like