Menolak Bayar Saat Ditagih Hutang, Pria di Palembang Ditembak Hingga Tewas

Menolak Bayar Saat Ditagih Hutang, Pria di Palembang Ditembak Hingga Tewas – Nasib naas menerpa Usman Hery (35), disaat menagih utang di Jalan Teratai Putih, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Usman Hery ditembak temannya sendiri sampai wafat lantaran menampik bayar.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Tindakan penembakan itu dikira berlangsung pagi barusan Waktu 05.30 WIB. Menurut penduduk di area bekas lokalisasi itu, korban ditembak kala menagih akan utang.

“Barusan pagi pernah dengar ada ribut-ribut di seputar area. Tidak lama kok dengar nada tembakan,” jelas seseorang penduduk, Marzuki kala didapati di RS Bhayangkara Palembang, Minggu (28/4/2019).

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Gak lama seusai penembakan, penduduk menemukannya Usman wafat bersimbah darah. Usman alami luka tembak pas di sisi leher.

“Luka sisa tembakan di leher. Pernah dibawa ke rumah sakit, namun sudahlah tidak tertolong. Ini barusan suruh rujuk ke rumah sakit Bhayangkara serta pengin di cek,” tuturnya.

“Tuturnya barusan korban pengin nagih utang. Namun aktor tidak mau bayar, senantiasa ya ditembak,” tuturnya.

Sesaat Kapolsek Sukarami, Kompol Rivanda membetulkan momen berlangsung pagi barusan. Penembakan berlangsung di daerah bekas lokalisasi atau pas di muka Kafe Golden Star.

“Info sejumlah saksi, kalau aktor ini punyai utang terhadap korban. Tetapi, kala korban menangih, aktor ini jadi geram terhadap korban. Hingga akhirnya, aktor menembak korban,” kata Rivanda.

Waktu ini aktor masih juga dalam pengejaran pihak kepolisian lantaran si aktor kabur selesai menembak korban. Ciri-ciri aktor lantas udah didapati polisi.

“Aktor dalam pengejaran serta memang korban sama aktor udah sama-sama kenal. Tetapi untuk permasalahan utang apa tetap kami selidiki,” tutupnya Rivanda.

You might also like