Desas Desus Politik Uang Penentuan Wagub DKI

Desas Desus Politik Uang Penentuan Wagub DKI  – Fraksi Demokrat-PAN DPRD DKI Jakarta memiliki rencana memberitahukan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke polisi sebab dianggap kerjakan penghinaan berkenaan desas-desus perkiraan politik uang dalam penentuan Wakil gubernur DKI. PSI merasa gagasan laporan polisi itu jadi bentuk akibat perjuangan.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

“Kan PSI lahir sebab pengin berantas korupsi dong. Jadi apa pun yg kami sebut ini searah dengan garis partai kami. Bila dari hasil dari itu ada laporan ke polisi, ya itu akibat perjuangan lah,” kata Wakil Ketua DPW PSI DKI Rian Ernest kala diminta respon, Selasa (16/7/2019).

Menurut Rian, faksi DPRD DKI selayaknya mengucapkan terima kasih pada PSI sebab berani mengatakan desas-desus perkiraan politik uang dalam penentuan wakil gubernur alternatif Sandiaga Uno. Desas-desus itu, sambung ia, seharusnya jadi pengingat banyak anggota DPRD DKI biar senantiasa mengawasi reliabilitas.

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

“Jadi bila ada faksi yg memberitahukan saya, itu haknya beliau, silahkan saja. Namun bila dari saya, pertama mungkin lebih baik sebetulnya bila rekan-rekan DPRD ini mengucapkan terima kasih. Punya arti ada wakil dari PSI yg mengatakan pada publik ada gossip nih, ada gossip transaksi politik,” jelas Rian.

“Serta dalam bayangan saya malah rekan-rekan ini jadi sama-sama memperingatkan kedua-duanya di DPRD kalau ya kita jangan mengambil uang nih, marilah kita sama-sama menjaga reliabilitas. Itu yg saya pikirkan sebetulnya,” paparnya.

Rian sendiri menyatakan bingung dengan gagasan Fraksi Demokrat-PAN mengadukannya ke polisi. Akan tetapi, ia mengerti tidak dapat melarang faksi yg ingin mengadukannya.

“Namun bila ini hari saya jadi diadukan, saya bingung. Saya tidak tahu siapa yg memberitahukan saya, saya tidak sudah pernah ucap fraksinya, institusinya. Jadi ya saya kira, ya udah ini merupakan laporan, laporan hak beliau,” sebut Rian.

Ia memperjelas tidak miliki tekad untuk mendiskreditkan DPRD DKI sebagai instansi, atau anggota Dewan.

“Saya fikir ya tidak lah, saya tidak ada niatan mendiskreditkan, tidak ada. Saya sekedar ingin berikan kabar yg saya bisa,” katanya.

PSI awal mulanya memandang proses penentuan Wakil gubernur DKI ‘rawan’. PSI menyatakan dengar berita ada perkiraan politik uang dalam penentuan wakil gubernur alternatif Sandiaga Uno itu.

“PSI Jakarta memandang kalau proses penentuan Wakil gubernur DKI Jakarta alternatif Sandiaga Uno yg tengah berjalan ini amat riskan dapat munculnya politik transaksional di belakang monitor,” kata Rian Ernest .

Rian bersama-sama beberapa pengurus PSI yang lain menyelenggarakan temu wartawan teristimewa berkaitan gossip politik uang dalam penentuan Wakil gubernur DKI ini. Temu wartawan diadakan di kantor DPP PSI di Jl Wachid Hasyim, Tanah Abang.

“Sampai terdengar berita kalau ada sekumpulan persekongkolan dalam memastikan prasyarat kuorum pada rapat penentuan Wakil gubernur DKI Jakarta yang wajib dibayar dengan nilai uang khusus,” papar Rian.

You might also like