Aiptu Imran Yasin Wafat Tertabrak Truk Saat Jalankan Pekerjaannya

Aiptu Imran Yasin Wafat Tertabrak Truk Saat Jalankan Pekerjaannya – Malang menerpa Aiptu Imran Yasin disaat jalankan pekerjaannya. Kala tengah menilang, Aiptu Imran ditabrak truk sampai nyawanya melayang-layang.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Aiptu Imran wafat dalam kecelakaan yg berlangsung di Km 13, 200 Jalan Tol Ciledug arah Meruya, Selasa (3/9/2019) , lebih kurang waktu 22. 50 WIB. Polisi mengatakan kala itu Aiptu Imran serta mitranya sedang lakukan penyidikan pada mobil boks di area sebelum selanjutnya ditabrak truk.

” Aiptu Imran Yasin serta Brigadir Daniel tengah mengerjakan penyidikan (mobil) boks. Mendadak truk pemeran menuju ke TKP pundak jalan, menabrak gadril tol serta menabrak korban yg tengah menindak mobil boks, ” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir dalam info terdaftar, Rabu (4/9/2019) .

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Truk yg menabrak Aiptu Imran itu dikemudikan sopir berinisial AGS serta satu orang kernet. Sopir serta kernet lantas alami banyak luka.

Situasi Aiptu Imran seusai ditabrak truk dikatakan kritis.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengemukakan Aiptu Imran cedera kritis seusai ditabrak truk. Ia pernah dibawa ke rumah sakit, akan tetapi nyawanya gak tertolong.

” Korban alami banyak cedera. Ada cedera pada sisi punggung, kepala cedera memar, ke dua kaki patah tulang terbuka, sampai selanjutnya wafat, ” kata Argo.

Polri berikan animo terhadap Aiptu Imran berwujud kenaikan pangkat. ” Animo dari Polri itu dikasihkan kenaikan pangkat menakjubkan dari Aiptu ke Ipda. TR udah keluar dari Mabes Polri, ” ujar Argo.

Moment nahas yg menerpa Aiptu Imran dikatakan polisi lantaran sopir truk yg mengantuk. Saat ini si sopir bernama Asep Gilang Suparman (19) udah diputuskan jadi terduga lantaran dikira lupa kala mengemudi sampai menyingkirkan nyawa orang.

” Sopir itu udah kita pastikan jadi terduga, ” jelas Argo.

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Lilik Sumardi mengatakan Asep dijaring dengan Clausal 310 ayat 3 serta 4 UU 22 Tahun 2009 terkait Lalu Lintas serta Angkutan Jalan. Asep sekarang ini udah ditahan polisi.

You might also like